TOKOH-TOKOH
PSIKOLOGI
1.
Abraham Maslow
Abraham Maslow adalah seorang psikolog terkenal yang teman bekerja
pada psikologi humanistik telah melihat ketenaran menyebar ke berbagai mata
pelajaran kemanusiaan seperti geografi dan demografi. Ia terutama terkenal
dengan Hierarchy-nya ‘Kebutuhan. Abraham Harold Maslow lahir pada 1 April 1908 di
Brooklyn, New York . Maslow adalah anak sulung dari tujuh bersaudara yang lahir
dari imigran Yahudi Rusia. Relatif tidak berpendidikan sendiri mereka melihat
belajar sebagai kunci untuk anak-anak mereka berhasil di tanah air baru mereka.
Teorinya adalah bahwa meskipun tidak memenuhi syarat dari segmen
bawah tangga / piramid akan mencegah seseorang naik ke tingkat berikutnya.
Mereka yang mencapai puncak piramida adalah orang-actualising diri. Hirarki
Kebutuhan Maslow menjadi gagasan diterima di bidang psikologi dan antropologi,
serta menyeberang ke bidang kemanusiaan lainnya. Maslow tidak melakukan
revisi teori dan ini berarti bahwa karya-karya besar lainnya Motivation and Personality ‘(1954) dan Menuju
Psikologi Menjadi’ (1962) telah diabaikan untuk sebagian besar. Maslow juga
mengkritik psikologi mainstream untuk overusing patologi dan tidak melihat
individu, ‘diri otentik. Maslow adalah tokoh terkemuka dari psikologi humanistik sekolah,
yang menjadi kekuatan ketiga di belakang teori Freud dan behaviorisme. Salah
satu pekerjaan utama, hirarki kebutuhan, telah memastikan bahwa generasi
mahasiswa psikologi dan kemanusiaan telah menemukan kebutuhan dasar setiap
manusia.
2.
Ivan Pavlov
Ivan Petrovich Pavlov dilahirkan di
Rjasan pada tanggal 18 September 1849 dan wafat di Leningrad pada tanggal 27
Pebruari 1936. Ia sebenarnya bukanlah sarjana psikologi dan tidak mau disebut
sebagai ahli psikologi, karena ia adalah seorang sarjana ilmu faal yang
fanatik. Eksperimen Pavlov yang sangat terkenal di bidang psikologi dimulai
ketika ia melakukan studi tentang pencernaan. Dalam penelitian tersebut ia
melihat bahwa subyek penelitiannya (seekor anjing) akan mengeluarkan air liur
sebagai respons atas munculnya makanan. Ia kemudian mengeksplorasi fenomena ini
dan kemudian mengembangkan satu studi perilaku(behavioral study) yang
dikondisikan, yang dikenal dengan teori Classical Conditioning. Menurut teori
ini, ketika makanan (makanan disebut sebagai the unconditioned or unlearned
stimulus – stimulus yang tidak dikondisikan atau tidak dipelajari) dipasangkan
atau diikutsertakan dengan bunyi bel (bunyi bel disebut sebagai the conditioned
or learned stimulus – stimulus yang dikondisikan atau dipelajari), maka bunyi
bel akan menghasilkan respons yang sama, yaitu keluarnya air liur dari si
anjing percobaan. Hasil karyanya ini bahkan menghantarkannya menjadi pemenang
hadiah Nobel. Selain itu teori ini merupakan dasar bagi perkembangan aliran
psikologi behaviourisme, sekaligus meletakkan dasar-dasar bagi penelitian
mengenai proses belajar dan pengembangan teori-teori tentang belajar.
3.
Sigmund Freud
Sigmund
Freud dilahirkan pada 6 Mei 1856 dari sebuah keluarga Yahudi di
Freiberg,Moravia, sebuah kota kecil di Austria (kini menjadi bagian dari
Cekoslowakia). Setelah menamatkan
sekolah menengahnya di kota Wina, Freud masuk fakultas kedokteran Universitas Wina dan lulus sebagai dokter pada
tahun 1881. Dari catatan pribadinya diketahui bahwa Freud sesungguhnya tidak tertarik
untuk menjalani praktek sebagai dokter,dan lebih tertarik kepada kegiatan
penelitian ilmiah. Freud menikah dengan Martha Bernays pada tahun 1886.
Freud mengemukakan gagasan-gagasannya yang akhirnya merupakan dasar daripada
teori psikoanalisis dan memuncak dengan terbitnya karyautamanya yang pertama “Traumdeutung (Takbir mimpi,the
Interpretation of Deram, 1990) (Suryabrata, 2005). Lebih dari 40 tahun freud aktif dalam penelitian
klinis, dia mengembangkan teori kepribadian,metode pengobatan untuk gangguan
kepribadian, dan memperkaya pengamatan klinis berdasarkan pengalaman terapinya dalam menganalisis
dirinya sendiri. Mengenai pendapat-pendapat Freud, sangat banyak untuk
dijelaskan sehingga sulit untuk memberikan simpulan.
DAFTAR
PUSTAKA
mantap! terima kasih mba, buat informasinya!
BalasHapusgood job silvi keren
BalasHapusHebatt
BalasHapusMenambah ilmu
Terimakasii sangat bermanfaat
BalasHapusMenambah pengetahuankuu... Terima kasih Silviaaa...
BalasHapusTerimakasih infonya
BalasHapusPsikologi de bestt
BalasHapusTerimakasih silvi, jadi tambah tahu nih😊
BalasHapus